Malutpedia.id,Sanana – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Sabtu, 17 Januari 2026. Peringatan tersebut disampaikan pada pukul 06.47 WIT dan menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Prakirawan BMKG Maluku Utara, Apriliani Ersa S Dengo, S.Tr.Met, menyampaikan bahwa kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 09.00 WIT.
Cuaca ekstrem diprakirakan mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIT di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Halmahera Selatan meliputi Kecamatan Obi, Obi Barat, dan Obi Utara. Sementara di Kabupaten Kepulauan Sula berpotensi terjadi di Sulabesi Barat dan Sulabesi Selatan. Sedangkan di Kabupaten Pulau Taliabu, cuaca buruk diperkirakan melanda Kecamatan Taliabu Barat, Taliabu Barat Laut, Lede, Taliabu Utara, Taliabu Selatan, dan Tabona, serta wilayah sekitarnya.
BMKG juga menyebutkan kondisi tersebut berpotensi meluas ke wilayah lain, seperti Kecamatan Obi Selatan di Kabupaten Halmahera Selatan.
Di Kabupaten Kepulauan Sula, cuaca ekstrem dapat meluas ke Kecamatan Sanana, Mangoli Barat, Sulabesi Tengah, Sulabesi Timur, Mangoli Tengah, Mangoli Selatan, Mangoli Utara, serta Sanana Utara. Sementara di Kabupaten Pulau Taliabu, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Taliabu Timur dan Taliabu Timur Selatan.
Dampak cuaca ekstrem dilaporkan mulai dirasakan di beberapa daerah. Di Kabupaten Pulau Taliabu, tepatnya di Kecamatan Taliabu Timur Selatan Desa Waikadai Sula, satu rumah milik warga bernama Ratia Siko dilaporkan mengalami kerusakan ringan setelah atap rumahnya terlepas akibat terpaan angin kencang.
Sementara itu, di Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, sebuah pohon tumbang dilaporkan menimpa jalur jaringan listrik. Peristiwa tersebut menyebabkan aliran listrik padam di seluruh jaringan Kota Sanana.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi, serta selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.Red










